November 5, 2015

Nggak Kalah Dari Super johan Marvel, Ini Film Gundala 2019 Indonesia!

Ternyata bukan cuma Marvel saja yang punya tokoh super hero. Tahun ini akan tayang film Gundala yakni film super hero Indonesia yang digarap oleh sutradara populer, Joko Anwar. Kamu yang lahir sebagai generasi milenial mungkin tidak mengenal Gundala sebaik mengenal Captain America.

Pada dasarnya, Cerita Gundala Putra Petir merupakan cerita super hero yang diciptakan oleh Harya Suryaminata, mendiang komikus terpopuler Indonesia. Komik ini diluncurkan pertama kesempatan pada tahun 1969-1982 sejumlah 23 judul.

Namun mulai tahun 2005, penerbit Bumilangit kembali menerbitkan komik Gundala. Dan dari sinilah mula mula bermunculannya komik Gundala hasil ciptaan para fans di mana komik fan made terakhir dirilis di dalam tahun 2009.

Sejarah film Gundala

Sesungguhnya sebelum diangkat ke layar lebar seperti sekarang, Gundala Putra Petir pun sudah merambah layar perak dalam tahun 1981. Dahulu, film Gundala disutradarai oleh Lilik Sudijo yang berkolaborasi secara PT. Cancer Mas Film.
layarindo

Untuk memerankan tokoh Gundala Putra Petir, Teddy Kuno dipilih sedangkan aktor W. D Mochtar memerankan kepribadian Ghazul. Walaupun setting lokasinya bukan di Yogyakarta sebagaimana yang tertulis dalam komik. Film Gundala ini pas sukses mengangkat jalur cerita berdasarkan pada komik Hasmi.

Gaung film yang tahu sukses tahun 80-an silam, kini akan kembali tampil di tahun 2019. Jelas pada 2017 lalu, Joko Anwar mengumumkan jika dirinya akan memproduksi Film Gundala new version bersama Abimana Aryasatya sebagai pemeran Gundala.

Proses garapan filmnya otonom dilakukan sejak September 2018 dan rencananya akan ditayangkan di pertengahan tahun ini. Film super hero utama anak negeri ini barangkali digarap oleh sutradara & para pemain baru. Tetapi untuk jalan ceritanya sendiri, Joko Anwar tetap mempergunakan alur cerita yang sama seperti ciptaan Harya Suraminata (Hasmi).

Fakta menarik tentang film Gundala 2019

Sebelum kamu menonton filmnya pada Agustus 2019 setelah, tidak ada salahnya untuk mengerti beberapa fakta menarik seputar film Gundala. Termasuk keaslian tentang para pemeran terutama kostum yang mereka pakai:

  1. Diadaptasi dari komik super jadul tahun 60-an

Sesuai yang telah dijelaskan sebelumnya, film ini digarap berdasarkan komik “Gundala Putra Petir” yang dirilis pertama kali tahun 60-an. Dan kabarnya, film Gundala 2019 ini ialah karya terbaru yang dirilis 50 tahun pasca komik pertama diterbitkan.

Gundala mengisahkan perjalanan hidup Sancaka, seorang insinyur yang secara mencengangkan memperoleh kekuatan super setelah terkena sambaran petir.

  1. Karakter super hero khas Indonesia

Jika kamu belum move-on dari film Avengers: Endgame atau Spiderman, mungkin film Gundala bukan genre film super hero yang kamu cari. Karena Joko Anwar, tidak berusaha mengatur film dengan format tertinggi hero khas Hollywood.

Kepribadian super hero yang disajikan dalam film Gundala merupakan karakter super hero khas tanah air yang benar-benar mengangkat nilai-nilai kearifan provinsial. Film ini berusaha sebaik mungkin menggambarkan perjalanan kehidupan orang biasa yang kemudian berubah menjadi pahlawan teruk penindak kejahatan.

Tujuan terpenting digarapnya film ini tidak hanya mengobati kerinduan fans akan komik Gundala Ananda Petir, tapi turut mengajak generasi bangsa untuk keji bertindak dan bersikap adil.

  1. Diperankan oleh aktor dan aktris ternama

Joko Anwar sebelumnya merahasiakan nama-nama pemeran tokoh film Gundala terutama pemeran tokoh terpenting. Namun belakangan ini diketahui jika pemeran utama pada film Gundala adalah pelaku Abimana Aryasatya. Sedangkan kepribadian Merpati akan diperankan sama Tara Basro.

Pada mulanya, Abimana menolak peran Gundala yang ditawarkan Joko Anwar padanya karena masih memiliki proyek film lain yang belum tuntas. Tapi, berkat kegigihan Joko Anwar yang mau menunggu, pada walhasil peran Gundala tetap akan dimainkan oleh Abimana.

  1. Perubahan kostum Gundala

Seragam Gundala pada film terdahulu tentunya sangat berbeda beserta kostumnya yang sekarang. Bila sebelumnya, kostum Gundala tampak sangat klasik maka kini sengaja dibuat lebih modern.

Joko Anwar berpendapat bila sudah sewajarnya, kostum Gundala dibuat nyaman dan efektif. Sehingga pemeran bisa memakai dan melepaskan kostum dengan mudah saat dibutuhkan dalam pengambilan gambar.

Dalam kostum Gundala, kita akan melihat beberapa detail unik dikategorikan pemakaian masker, goggles bahkan kuping bersayap. Penjelasan mengenai penambahan detail tersebut hendak dijelaskan secara mendetail sinambung dari filmnya.

  1. Tulis skenario dalam kuburan dan museum

Selaku sutradara, Joko Anwar pun ikut juga dalam proses penggarapan skenario film Gundala. Dan walaupun telah mengerjakan banyak pesanan film termasuk film Pengabdi Setan dan Rumah Perempuan yang berhasil populer hingga mancanegara. Joko mengakui jika proses penulisan skenario dari film Gundala adalah reaksi yang paling sulit & melelahkan.

Bahkan untuk dapat fokus menulis skenario, Joko harus pergi ke tempat yang sangat tenang & sunyi seperti kuburan serta museum. Beruntungnya, skenario film Gundala berhasil diselesaikannya sepanjang 4 bulan.

  1. Special effect yang super keren

Seperti penjelasan sebelumnya, film Gundala bukanlah jenis film super hero yang dirilis dan dijalankan oleh DC atau Marvel. Jadi point effect yang berada pada dalamnya tidak akan sebaik dan sekeren film garapan Hollywood.

Meskipun begitu, film Gundala tetap menggunakan special effect untuk menunjang jalannya cerita tapi penggunaannya bukan sedramatis film super hero Hollywood. Dan melalui sendi ceritanya, Joko Anwar serius jika film super hero khas Indonesia ini hendak layak bersanding dengan film super hero lainnya.

  1. Termasuk pada genre ‘Dark Movie’

Meskipun disebut-sebut serupa film super hero, film Gundala bukan berarti mengangkat tema yang ceria. Justru film ini mengangkat unsur dark yang sangat kental, terbukti dari banyaknya babak perkelahian dan unsur action lainnya. Walau banyak menghadirkan adegan action, film ini masih bisa dinikmati oleh semua penonton termasuk itu yang suka nonton film ringan.

  1. Teori semesta Gundala

Lebih lanjut lagi Joko Anwar mengungkapkan jika film garapannya ini tidak serta merta akan berdiri sendiri. Melainkan akan tampil semesta Gundala, pada walhasil karakter super hero yang diperkenalkan bukan hanya Gundala saja, tapi ada pula karakter hero lainnya.

Dengan demikian, diharapkan para fans bisa mempelajari tentang beberapa toko super hero khas Indonesia, termasuk Godam, Aquanus dan Maza. Karakter superhero ini pertama kali datang dalam adaptasi komik Nasionalis yang diterbitkan pada tahun 1996.

Menonton film berkonsep super hero sebenarnya tidak hal yang baru lagi bagi penggemar film tanah air. Mengingat, beberapa tahun belakangan ini Hollywood banyak menghadirkan film genre teruk hero sedari Spiderman, Iron Man bahkan Avengers yang menghadirkan banyak tokoh super hero dalam satu film.

Tidak mau kalah secara Hollywood, Indonesia pun memiliki beberapa tokoh super johan yang gaungnya bahkan sudah biasa dimulai mulai tahun 60-an yang populer dalam komik Gundala Putra Petir.

Kamu yang gemar menonton film teruk hero, maka jangan lewatkan film super hero utama karya anak bangsa yaitu Joko Anwar yang katanya akan segera dirilis Agustus 2019. Sebagai referensi informasi bagi yang belum tahu tentang tokoh super johan Indonesia, simak kembali fakta menarik tentang film Gundala dan sejarah asal usulnya di atas.

 

Deskripsi : Penggemar film super hero Marvel? Eitts… jangan cela, karena rupanya Indonesia pula punya sosok super hero yaitu film Gundala yang akan tayang tahun tersebut!

 

About acorn30

X